Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol?

Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol?

Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol?

UMPANBOLA – Dalam beberapa tahun terakhir ini begitu marak pemain dan pelatih sepak bola di Spanyol tesandung kasus penggelapan pajak. Mulai dari Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Radamel Falcao, Luka Modric, Samuel Eto’o, Neymar Jr, Angel Di Maria hingga Jose Mourinho.

Cristiano adalah pemain Los Blancos kesekian yang terkena kasus ini setelah Pepe, Fabio Coentrao, Modric dan eks pemainnya, Di Maria. Selain nama-nama di atas, pemain-pemain yang juga sempat terseret kasus ini adalah Radamel Falcao, Samuel Eto’o, Adriano dan Xabi Alonso.

Jose Mourinho Saat di Jerat Kasus Penggelapan Pajak di Spanyol
Jose Mourinho Saat di Jerat Kasus Penggelapan Pajak di Spanyol

Apakah semua pemain sepak bola di Spanyol adalah penjahat penggelap pajak?  Mari kita bedah kira-kira apa penyebab masalah pajak ini.

Baca Juga : VAR Akan Diuji Pada 15 Pertandingan Liga Primer

Sebelumnya, perlu kita tinjau dulu peraturan pajak penghasilan di Spanyol para pemain sepak bola, seperti karyawan bank atau perusahaan lain. Tentu saja terkena juga  kewajiban membayar pajak penghasilan. Semakin tinggi penghasilan seseorang, maka pajak yang dikenakan kepadanya juga semakin besar.

Berdasarkan peraturan pemerintah Spanyol, seseorang berpenghasilan 0 hingga 12.500 euro per tahun terkena pajak penghasilan sebesar 19% dari total penghasilannya. Sedangkan pajak tertinggi yaitu mencapai 45% dikenakan kepada wajib pajak berpenghasilan di atas 60.000 euro per tahun di Negara Spanyol.

Peraturan Pajak Penghasilan di Spanyol

Karena negara Spanyol adalah negara yang berbentuk federasi, maka peraturan pajak mengikuti kebijakan nya masing-masing di tiap-tiap comunidad (negara bagian). Aturan pajak penghasilan tertinggi sebesar 45% tadi adalah ilustrasi untuk wilayah Madrid dan besarnya bisa jadi sekitar 52%-53% di Catalunya.

Pemain sepak bola yang bermain di kasta tertinggi sepak bola Spanyol bisa dipastikan berpenghasilan di atas 60.000 euro per tahun. Lionel Messi pada tahun 2016, sebesar 630.000 euro jika dipotong pajak penghasilan Catalunya sebesar 52%, ia ‘hanya’ memperoleh 302.000 perpekan.

Messi Sedang Menghadiri Sidang Untuk Kasus Penggelapan Pajak
Messi Sedang Menghadiri Sidang Untuk Kasus Penggelapan Pajak

Jika saya jadi Messi, saya merasa miris karena pendapatan bersih saya kurang dari setengah yang harus disetor ke kantor pajak. Dibandingkan dengan para pemain yang merumput di  Inggris, pendapatan mereka hanya dipotong pajak 45 persen, sesuai peraturan di Britania Raya.

Dengan penghasilan sebesar Messi, pendapatan bersih bisa sekitar 346.000 euro perpekan, jika kita kalikan selisih 42.000 itu dengan jumlah mingguan. Selama setahun, maka selisih per tahun gaji Messi jika bermain di Inggris dibandingkan di Spanyol mencapai 2,2 juta dolar AS!

Baca Juga : Klasemen UEFA Nations League 2018-2019

UMPANBOLA
Situs Portal Berita Bola dan Olahraga